Tampilkan postingan dengan label writings. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label writings. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2012

mimpi

ketika sebuah mimpi hendak diwujudkan, maka hal terpenting yang harus dilakukan adalah bertindak.

Senin, 13 Februari 2012

bintang

Tulisan ini umurnya hampir 2 tahun, beberapa orang terdekat telah pernah membacanya, lalu tiba tiba saja ketika aku terpesona lagi oleh keindahan dan keluasan langit malam ini, aku jadi ingat lagi tulisan ini dan ingin membaginya dengan teman teman semua.

("Begitu banyak bintang! It was so enchanting. And I think it’s worthy enough to be shared")
Malam ini aku melihat bintang-bintang yang berserak di langit.
Ada bulan setengah penuh dilatari awan gelap dan genit.
Perpaduan yang aneh.. sungguh aneh..

Tiba-tiba aku merasa semua baik-baik saja.
Yah, bagi sebagian orang lain itu adalah hal gila, atau mungkin klise, bisa juga terlalu fiktif.
Bagaimana mungkin perasaan baik-baik saja datang hanya dengan melihat taburan bintang.
Tapi aku begitu, selalu merasa baik-baik saja jika malam bergemintang Atau dengan hujan yang deras sekalipun.

Danau yang tenang, Sunset di laut Atau hanya duduk di bawah pohon menatap danau. Intinya: semua tentang alam menenangkanku.
Universe, jagat raya dan isinya, membuatku begitu damai.
Tapi tetap bintang-bintang yang jutaan itu yang paling kusuka, sangat kusuka.
Semua hal seperti itu, apalagi bintang-bintang itu, meredakan gelisahku. Mengempiskan kesombongan yang mengembangkan paruku.

Semua hal itu, apalagi bintang bintang itu, memaksaku tersenyum.
Bahkan saat ia yang kuanggap belahan hati itu pergi dengan alasan yang tak kumengerti.
Tapi.. bukankah tak semua hal harus kita mengerti.?
Bukan berarti aku tak lagi luka. Aku masih luka karena ditinggal pergi orang yang kusiapkan baginya sepotong hati.
Bukan berarti tiba-tiba sepiku pergi, "Tidak" !!
Sepi itu tetap ada.
Karena memang, mungkin, tahun-tahun yang kulewati mengantarku pada saat dimana aku memang cepat berasumsi, merasa butuh dilihat dan marasa tak pernah cukup dilihat,merasa butuh diperhatikan dan merasa tak pernah cukup diperhatikan. Dan aku sepi dalam semua inginku.
Dan bintang bintang itu bagai sebuah tepukan hangat di punggungku. Membisikkan kata ajaib itu: “Kau akan baik baik saja”.
Bahwa mungkin aku luka saat ini. Tapi aku bisa melewatinya. Sempurna atau tidak, entahlah..

Aku mungkin sepi, tapi aku tak sendiri.
Bukankah di belahan bumi yang lain juga ada orang yang sama-sama melihat bintang dan bulan itu. Maka, aku dan dia dan ribuan lainnya bersatu dalam satu keterpanaan.
Terhubung bagimanapun mereka. Aku yang sepi dan luka, bingung dan amarah di usiaku yang baru 19.
dan malam penuh bintang ini menjadi saksiku. Dan menghiburku..

Pernahkah kau berfikir.
malam penuh bintang yang kulihat ini juga dilihat seorang gadis di benua lain, yang mungkin sedang dipeluk ayahnya. Dan malam ini malam terakhirnya melihat bintang sebagai putri kecil ayahnya. Karena malam-malam berikutnya akan menjadi malam yang berbeda.
Karena ia akan bersama laki-laki lain sebagai guardian soul yang baru. Walau malam berikutnya akan tetap penuh bintang, tapi malam ini adalah malam ia dan ayahnya.
Sepotong kenangan yang akan diceritakannya kembali, saat nanti menggenggam tangan ayahnya. Ketika tubuh kokoh yang dulu menggendongnya itu terbaring lemah di ranjang.

Atau seorang anak kecil disebuah desa kecil. Yang bertanya mengenai bintang itu pada kakaknya dan tak menemukan jawabannya.
Bisa jadi malam ini ia memutuskan akan menjadi ilmuwan yang menguasai misteri alam raya. Dan mungkin belasan tahun kemudian aku adalah salah satu penggemar karya-karya tulisannya.

Atau seorang ibu yang menatap bintang dan merasa damai, karena anaknya yang meninggal dalam peperangan yang kejam dan merenggut kebahagiannya telah tenang di sana.

Atau seorang musisi amatir yang ingin bunuh diri lalu melihat bintang itu dan memikirkan: mungkin ia harus menunda dulu rencananya. Karena malam ini terlalu indah dilewatkan tanpa satu lirik lagu yang ternyata mampu menembus tangga lagu dunia beberapa bulan kemudian.

Atau bisa saja sepasang kekasih yang saling berpelukan, sambil melihat bulan, dan sama-sama berjanji dalam hati: malam itu akan jadi malam yang tak terlupakan. Lalu beratus-ratus pertengkaran mereka di malam-malam yang lain dileburkan hanya dengan mengingat malam ini.

Atau bahkan bintang bintang dan bulan setengah penuh itu mungkin saja juga dilihat oleh seorang calon terpidana mati. Yang melihatnya dari balik jendela kecil kusam di atas kamarnya dan merasa amat menyesal tak sempat berlama-lama menikmatinya dulu, saat ia masih diberi waktu.

Begitu banyak orang. Begitu banyak cerita. Kadang ia lebih beruntung dariku. Kadang justru lebih sulit. Dan aku akan mengalami kedua masa itu. Tapi di situlah kekagumanku.
Sepikah aku, bahagiakah aku, menang atau jatuh, gelisah atau teduh, aku tetap merasa damai menatap langit itu.

Damai yang aku tak tahu darimana datangnya. Dan aku yakin, begitu banyak orang yang merasakan damai yang sama bagaimanapun cerita mereka hari itu.
Walau hanya sekian detik, maka malam ini aku akan keluar menikmati damai itu sekali lagi.


there are so many people out there who will tell you that " YOU CAN'T ". what you've got to do is turn around and say " WATCH ME I CAN!! "

Minggu, 15 Januari 2012

Hidup diantara Hitam & Putih

Dalam hidup selalu terpisah antara hitam dan putih, terang dan gelap. Namun tak selamanya putih itu indah dan hitam itu buruk. Terkadang putih malah membuat kita menjadi manja dan terlena hingga kita terjatuh, menjadikan kita seorang yang seolah-olah tak berguna lagi. Namun hitam juga tak sepenuhnya buruk, terkadang hitam membuat kita lebih kuat, lebih berani, dan lebih dapat memaknai hidup. Dan entah kenapa, terkadang hitam malah lebih banyak memberikan pelajaran hidup bagi kita.

Namun itu semua juga tergantung bagaimana kita memandangnya. Sama seperti ketika kita melihat sebuah gelas dengan setengah air di dalamnya. Sebagian dari kita mungkin akan berkata bahwa gelas itu setengah isi, dan sebagian lain mungkin berkata bahwa gelas itu setengah kosong.

Pernah suatu ketika saya dihadapkan dengan sebuah kondisi dimana semuanya terasa dipaksakan dan berat untuk dijalani. Yaitu ketika pertama kali mulai merasakan kehidupan di kampus yang begitu berat. Kedisiplinan dan Tanggung jawab yang begitu diterapkan secara utuh dalam setiap tingkah laku dan perkataan, dengan konsekuensi yang terkadang terasa sangat kurang adil. Namun justru semua itu memberikan banyak sekali pelajaran dan membuat saya semakin kuat dan berani.

Dan ketika suatu saat saya dihadapkan dengan segala sesuatu yang serba nikmat, serba instan dan serba mudah. Justru disaat itu saya merasa dimanjakan dan menjadi malas hingga saya sadar bahwa saya telah tenggelam dalam suatu bentuk euphoria semu yang menyesatkan.

Just wanna share, specially for my friend who feels dropped and thinks that he was in the wrong place. Semangat kawan!

“Tak akan pernah ada putih jika hitam pun tak ada.”


Kamis, 13 Oktober 2011

fiksi tengah malam

mulai beberapa malam kemarin, aku berusaha membuat catatan di facebook ketika tengah malam. dan aku menamainya fiksi tengah malam. itu berupa curhatanku selama 1 malam penuh pada malam itu. malam yang penuh lelah. berikut diantaranya :


fiksi tengah malam
by Kabul Haifid on Monday, 10 October 2011 at 23:56

malam ini, 23:45.

perantau itu masih cekatan mengerjakan tugasnya. kamarnya berantakan seperti kapal pecah. baru 1 tugas yang selesai ia kerjakan. padahal, besok ribuan tugas menanti dia. matanya sudah berkunang-kunang. tempat itu menjadi sunyi, senyap.

dia terpaku dalam kesendirian. menulis kata demi kata yang seharusnya tidak ia tulis.

"ah, aku masih lebih beruntung.", gumamnya dalam hati.

entah apa yang dia rasakan, entah apa yang akan terjadi kemudian. ia tetap sendirian.
dan ia menikmati malam seiring dengan turunnya hujan.


fiksi tengah malam (2)
by Kabul Haifid on Tuesday, 11 October 2011 at 23:01

perantau itu tergeletak lemah tak berdaya. padahal masih banyak tugas yang belum ia selesaikan.
ia hanya berharap semoga tidak sakit. matanya berkunang, memutar, ke kiri dan ke kanan.

sesuatu tentang listrik memang menjadi momok baginya. maka ketika otak sudah berpikir keras dan tak kunjung menemukan jawabannya, ia pun menyerah dan putus asa.

alunan lagu indah LYLA - baik disini menemaninya malam ini. percaya bahwa kekuatan mimpi selalu ada. ini semua untuk masa depan, katanya.
masa depan yang seperti apa, entahlah.

meskipun malam ini tanpa hujan, ia tetap terlelap dengan semua kenangan.


fiksi tengah malam (3)
by Kabul Haifid on Wednesday, 12 October 2011 at 23:53

mata sebelah kirinya seperti dipukul orang. biru, layu.
sembab sudah. malam ini lebih baik karena ia sudah menyelesaikan 2 tugas sekaligus.

tak ada lagu yang diputar malam ini. tak ada lagi hujan yang turun malam ini.
sementara ia kian lemah. terlalu banyak keluh kesah. yang menghampiri bersama masalah yang tak terarah.

jumat ia akan kembali ke kampung halaman. pulihkan ingatan akan semua kenangan. dan (semoga) ia lebih semangat dalam menyongsong impian.




biasanya malam ini aku akan menulis fiksi tengah malam (4). dan tulisan itu dibuat sekitar jam 11 malam keatas. tapi sayangnya malam ini aku bebas dari tugas-tugas yang memaksaku untuk terus begadang setiap malam. jadi mungkin fiksi tengah malam (4) itu tak ada.

besok habis jumatan aku pulkam ke madura. ouch, kangen sekali rasanya. sejak masuk kuliah beberapa bulan yang lalu aku memang tak pernah pulang. bahkan teman-temanku tak percaya. karena mereka biasanya pulang setiap hari jumat tiba, dan kembali ke surabaya saat hari minggu. meskipun asal mereka lebih jauh dariku, tapi mereka tetap pulkam. hahahaha.

kalau aku lebih melihat sikon apakah pas atau tidak untuk pulkam. nah, karena sikon untuk minggu ini pas untuk pulkam. besok saya kembali ke madura !

Rabu, 17 Agustus 2011

untuk esok

harusnya aku tak bodoh. tetap menanti dengan diam dan berteman sepi. mencoba menghibur diri dengan lantunan lagu indah ala Last Child. mengingat masa indah kita selama 3 th lamanya. dan kamu, yg ku tunggu tetap tak ada rasa apa-apa.

harusnya aku berpikir. bagaimana aku bisa merasakan getaran hebat hanya dalam dunia semu yg tak bertepi. dibanding dengan hal nyata yg mencoba menawarkan seberkas senyum. laksana aurora yg indah dan menjelma sebagai bidadari.

harusnya aku sadar. semua yg ku lakukan untuk esok takkan pernah berguna. bagaikan embun pagi yg membasahi sebuah gurun. semakin lama, semakin tersiksa. perbuatan sia-sia yg mencerminkan betapa cinta, tak bisa dipaksa.

harusnya aku tahu. mungkin bukan kamu yg akan Dia jadikan sebagai pendamping dalam hidupku. dan rasa ini hanya menjadi untaian pahit yg takkan pernah tahu sampai kapan akan berlalu.

harusnya aku diam. tidak mencari-cari apa kata terindah yg akan aku ucapkan untuk ulang tahunmu besok. karena kamu, bahkan tak tahu betapa sepinya diriku.




** happy birthday to you, my july. **

Kamis, 02 Desember 2010

unrequited love

suasana kelas yg tadinya ramai mendadak hening setelah ibu arvi datang... ya, hari senin memang harinya b.indonesia.. bagaimana tidak, 6 jam pelajaran kita ketemu bu arvi...


hari senin, diantara 5 pelajaran yg ada.. 3 diantaranya ya b.indonesia... bosen sich.. tapi pembawaan ibu yg khas dan penuh canda tawa membuat kelas menjadi menyenangkan...



" assalamualaikum, pagi semua, ini ipa2 ya?? berhubung bentar lg uas, ibu mau kasih tugas terakhir buat kalian, yaitu melanjutkan isi dari cerita yg akan ibu bacakan... ", kata bu arvi.


" walaikum salam... huuuuuuuuuuuu... (bukan seruan gembira, tapi pertanda males ngerjain tugas, hehe) ", seru kita serempak..


" jadi inti dari cerita itu terserah kalian mau dilanjutkan seperti apa, atau mau nambah tokoh lain juga gpp.. " lanjutnya.


" oke coyyy!! " potong dika, si biang keonaran yg ga punya harga diri .. (itu kata bu arvi lho)


" heh streeesss, ibu belum selesai ngomong ya, udah dipotong... ya udah kalian siapkan kertas, bisa dikerjakan di luar kelas... dengarkan potongan cerita berikut ini... "


di laboratorium fisika, adit masih menggerutu tak tentu arah.. ia tak terima kalau ketua kelompoknya si liana.. dia mengerjakan praktikum dengan sedikit ogah2an.. alhasil, sudah beberapa gelas ia pecahkan.. belum lagi amarah pak dedi yg daritadi memenuhi telinganya karena kerjanya yg tak becus..


" sudah 6 gelas kamu pecahkan, sekali lagi kamu pecahkan gelasnya, aku coret dari kelompok ini.. " bentak robert.

" pokoknya aku tak mau dia jadi ketua kelompok kita.!! " kata adit sembari menunjuk liana. 

robert pergi tanpa menghiraukannya.. sementara adit sibuk mengumpulkan pecahan gelas kaca, satu tangan indah membantunya...


" heh, tak usah kamu sok baik padaku... ini, ambil saja pecahan gelas kaca ini.. " cetus adit seraya melemparkan plastik yg berisi pecahan gelas tersebut ke arah liana.. dan pergi meninggalkan liana..






" oke, silahkan kalian lanjutkan ceritanya... jam 11 nanti dikumpulkan... ", bu arvi menambahkan.


" baik buuu.. "


. . . . . . .



semua anak2 kelas XIIA-2 berhamburan keluar kelas... tak terkecuali aku, KABUL HAIFID absen 35.. (promosi nich..hehe..)

waktu tak terasa kian berlalu.. setelah mencari inspirasi di musholla dan perpustakaan, akhirnya tepat jam 11 aku menyelesaikan tugas itu dengan mantap dan kembali ke kelas.. (meskipun ceritanya amburadul ga jelas gitu deh..)

wah wah, ternyata judulnya dibaca semua sama bu arvi tepat di depan kelas... yg pertama punya ibad yg berjudul "kejarlah cinta setinggi kamu mengejar ilmu" .. prikitieww... trus dibacakan satu persatu.. ada yg berjudul "karena cinta", "katakan ya", " benci vs cinta", dll.. sampai punyaku pun dibaca juga...


" ini nih, punya kabul judulnya "unrequited love"... apa tuh artinya?? ", tanya bu arvi... " sihiiiiiiiiyy... ", seisi kelas pun gaduh..


. . . . . . .



3 hari setelah dikumpulkan... akhirnya lewat ketua kelas, udik, kertasnya dibagikan... ga nyangka, ternyata cerita lanjutan yg amburadul itu dapet nilai A ...


ok readers, akan aku tulis disini apa sich isi dari lanjutan cerita tersebut...

nb : DILARANG KERAS MENGEJEK, MENERTAWAKAN, APALAGI MENCACI MAKI !!


. . . . . . .



~ unrequited love ~


....kemudian liana pergi sambil menangis tersedu-sedu. ia tidak tahu kenapa adit sangat membencinya. padahal dulu mereka sahabat yg sangat akrab. apa karena dulu liana menolak cinta adit? ya, saat mereka SMP dulu, adit pernah menyatakan cintanya kepada liana. dia kira, adit hanya bercanda. tapi setelah tahu dari robert yg juga teman dekatnya, ia tahu kalau rasa kasih sayang yang selama ini adit berikan, lebih dari sekedar rasa sayang kepada seorang sahabat.

ya, adit memang mencintai liana. berkali-kali setelah menembak liana, adit berusaha untuk melupakannya. tapi adit tidak bisa. persahabatan mereka pun hancur. bukan liana yg merusaknya, tapi ia sendiri. adit yg menyesal dengan keadaan. adit yg menyesal kenapa ia dulu menyatakan cintanya kepada liana, sehingga kini ia malu dan terpaksa tidak lagi berteman dengan liana. bahkan ia memusuhinya.

sebenarnya dalam hatinya ia tak berniat membenci liana. tapi rasa egonya mengalahkan semua itu. padahal liana tetap menganggapnya sebagai teman. kejadian saat adit mengungkapkapkan cintanya, ia anggap angin lalu saja.





tak lama setelah itu, robert datang menghampiri liana dan menghapus air mata sahabatnya itu.


" sudahlah, aku juga tak tahu apa yg ada di pikiran adit sekarang. apa mungkin karena dulu kamu pernah menolak cintanya ya? ", ujar robert.

" entahlah, aku tak tahu kenapa ia sangat membenciku. mungkin itu juga salah satu pemicunya ", kata liana.

" tenanglah lian, dunia tak selebar daun kelor. masih banyak sahabat sejati diluar sana yg lebih baik dari adit ", yakin robert.

" iya aku tahu. tapi aku butuh penjelasan darinya. aku ingin jawaban pasti kenapa ia begitu membenciku ", ucap liana dengan suara lantang.

" oke oke, sepulang sekolah kita ke rumah adit dan minta penjelasan. senyum dulu donk!! ", pinta robert.


liana pun tersenyum. ia beruntung mempunyai sahabat seperti robert. sahabat yg selalu ada setiap ia memerlukan bantuan. sahabat yg mengerti dia apa adanya.


 ♥


sore harinya sepulang sekolah, mereka berdua pergi ke rumah adit. setelah sang pemilik rumah membuka pintu, ia kaget. adit tak menyangka liana datang ke rumahnya. ia pun bertanya dalam hati.. apa liana akan marah atas apa yg ia perbuat terhadap liana di laboratorium tadi?

dengan perasaan gelisah, adit mempersilahkan mereka berdua masuk. di ruang tamu, mereka terlihat berbincang dengan serius. robert yg telah berjanji kepada liana untuk meminta penjelasan pun mengeluarkan seribu pertanyaan untuk adit.

tak tahan dengan pertanyaan-pertanyaan yg menyudutkannya, ia pun berkata dalam hati. " mungkin ini saat yg tepat untuk mengungkapkannya. toh, mereka semua sahabatku. aku ingin kembali bersahabat dengan mereka. semoga liana memaafkanku ", batinnya.

setelah hening sejenak, adit membuka suara.

" oke, aku harus jujur sama kalian. terutama sama liana. maaf atas perbuatanku selama ini yg kasar kepadamu. sesungguhnya aku tak bermaksud menyakitimu, membuatmu menangis, dll. aku melawan perasaanku sendiri. egoku membuat aku membencimu. aku malu lian, kenapa aku dulu menembakmu. dan aku pun bermaksud memusuhimu. oh, betapa egoisnya aku. sekali lagi, maafkan aku lian. "

liana yg sedari tadi hanya terpaku diam memulai pembicaraannya sore itu.

" aku tak pernah membencimu. aku slalu memaafkan apa yg kamu perbuat kepadaku. itu karena rasa sayangku kepadamu adit, sahabatku.. "

mendengar jawaban itu, adit lega. ia tak pernah berpikir kenapa liana sebaik itu kepadanya. ternyata ia memang sahabat sejati, gumamnya dalam hati.

" jadi, kalian baikan kan? aku sudah lama menanti moment ini. saat indah bersama kalian, wahai sahabat ", kata robert.

" ya, kita baikan. friendship forever !! ", ucap mereka serentak. ya, itu memang kata-kata yg selalu diucapkan saat mereka musuhan dulu, misal beda pendapat, beda maksud, dll.


dunia serasa milik mereka bertiga. terutama adit yg kini hatinya lega, setelah bisa kembali lagi berkumpul bersama sahabatnya.






cinta memang tak harus memiliki, karena kita akan bahagia saat orang yg kita cintai juga bahagia. meskipun ia harus bersama orang lain, meskipun kita ada di sisinya sebatas sahabat, dan meskipun cinta bertepuk sebelah tangan.

Senin, 15 November 2010

kuliah

kuliah? pertanyaan yg sering dilontarkan para siswa kelas 3 SMA... ya, setelah lulus SMA ini, kita mau kemana?? kerja, kuliah, atau malah kawin??? wkwkwkw... jangan ah, kalau yg terakhir.. kecuali bagi yg ngebet banget.. !! :p


ya, kalau dulu melanjutkan ke perguruan tinggi adalah hal yg mungkin masih jarang.. apalagi bagi orang tidak mampu... tapi sekarang kebanyakan para siswa sesudah lulus pasti kuliah...


kuliah?? ya, itu yg sedang ada di pikiranku saat ini.. entah mau kuliah dimana :D


banyak orang berkomentar miring, ah itu mah kuliah pengen eksis aja... sok gaya2an mau kul ke sby, malang, dll cuma buat gaul aja...

padahal ya, aku juga mau kul ke luar madura bukan karena jauhnya atau sok pengen eksis jadi orang kota :p

itu tak lepas karena di luar madura banyak sekali univ. bagus, baik secara SDM, maupun fasilitas pembelajarannya...


hmm.. bingung ni mau kemana??? hahaha... kata p.hasan, kalau sekarang kamu bingung dan belum pasti mau nentuin jurusan apa, itu wajar saja... ntar juga tau sendiri... yayaya...

haihaihai readers... enaknya milih jurusan apa ya??? kalau univ. mah aku udah ada 3 pilihan pas SNMPTN ntar... cz aku milih IPC, and jurusan sama univ.nya ntar beda beda...hahaha...

1. ITS : wow keren banget coyyy... kalau ketrima disitu mah, bersyukur banget.. ga tau napa sreg banget ma ni univ... pertama kali datang pas ikut sepupu kesana... fasilitasnya mantap bung!!! apalagi SDMnya udah ga diragukan lagi...

2. UNAIR : ni kampus ga kalah keren ama ITS . . ya, UNAIR kan salah 1 kampus terbaik di INDONESIA... mimpi banget kul disini... kemarin juga dari sana pas study tour... kayaknya love at the first sight gitu... hahaha...

3. UNEJ : gapapa kul disini... meskipun jember bukan kota sebesar surabaya and malang, tapi kan enak disini biaya hidup jadi murah..., apalagi mbakku tinggal di jember... hahaha ... jadi makin enak to... :p



jadi intinya belum tentu kuliah di univ. terkenal dan bagus itu bisa mempunyai prospek kerja yg cerah... semua itu tergantung usaha dan doa kita pada yg Kuasa... jadi, tepislah cibiran2 tidak bermutu yg menghampiri kita..



berikut tips dalam memilih jurusan kuliah yg aku copast dari blog salah 1 univ. diatas...



Kuliah adalah suatu jenjang yang baru bagi tingkatan pendidikan. Di dunia perkuliahan masih dibagi-bagi lagi menjadi beberapa fakultas dan jurusan yang berbeda-beda namun masih berhubungan satu dengan lainnya. Misalnya Fakultas Ilmu Budaya Unair terbagi menjadi lima jurusan, yaitu jurusan Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Ilmu Sejarah, Sastra Jepang, dan D3 Bahasa Inggris.


Memilih jurusan tentunya dilakukan pertama kali dalam kelanjutan jalan pendidikan. Memilih jurusan seperti membangun sebuah rumah yang megah, tinggal dimana Anda memposisikannya. Anda bisa saja membangun rumah mewah di tepi jurang, atau di padang pasir. Namun Anda bisa membayangkan, berama lama rumah megah tersebut akan bertahan? Sama halnya dengan memilih jurusan dalam perkuliahan. Apabila salah pilih jurusan, bukan tidak mungkin nantinya tidak mampu menyelesaikan perkuliahan dengan baik dan akhirnya di-drop out alias DO. Akibatnya Anda akan rugi besar, rugi biaya, rugi waktu, dan semuanya akan sia-sia belaka.




Nah, bagaimana menyiasati, mengatasi masalah ini? Berikut ini adalah poin-poin yang harus diperhatikan dalam memilih jurusan yang tepat untuk kuliah. Alangkah baiknya sekarang Anda siapkan secarik kertas atau membuka notepad pada komputer Anda. Suatu catatan kecil akan berguna unuk menyeleksi dimana kemampuan Anda sebenarnya.

Bertanya Kepada diri Sendiri tentang GAIRAH

Saya tahu bertanya pada diri sendiri tentang gairah dalam hidup kadang kala menjadi soal yang sulit. Namun cara inilah yang nantinya akan menuntun Anda dalam mengarungi samudera perkuliahan. Saya berasumsi disini Anda adalah seorang yang tidak memiliki gairah di bidang apapun dalam mata kuliah/pelajaran. *mohon maaf sebelumnya* hal ini bisa diakali dengan melihat di sekitar Anda.

Maksudya, melihat ke sekitar Anda dimana Anda memiliki gairah untuk lebih melihatnya. Misalnya Anda tertarik dengan kucing, hobby memelihara kucing, bahkan suka sekali dengan kucing. Maka tulislah jurusan Kedokteran Hewan dalam salah satu daftar jurusan yang “mungkin” Anda minati. Hal lain misalnya Anda suka terhadap uang, kesini pikirannya uang, kesana uang, cobalah menulis jurusan manajemen di daftar Anda.

Bertanya pada Diri Sendiri tentang KEMAMPUAN DIRI

Bertanyalah kepada diri sendiri, gabungkan semua ego, super ego dan id Anda untuk mencari tahu bagian ini. Mana bagian yang menonjol dari diri Anda selama ini. Setiap orang pasti memiliki kelebihan di bagian tertentu, maskipun hanya merasa sedikit, namun itu sudah cukup untuk memulainya.

Apabila Anda merasa kurang di suatu bagian, Anda juga bisa menanyakannya kepada diri Anda. Suatu kekurangan bisa menjadi penyemangat Anda untuk mencoba mempelajari lebih dalam tentang jurusan itu. Jadi disini ada suatu kontradiksi dalam memilih jurusan, pertama kelebihan, kedua malah kekurangan diri. Semua terhubung pada “kemampuan diri”. Gabungkanlah hal ini dengan poin pertama tadi, yaitu soal “GAIRAH”.

Kuliah Tidak Hanya Belajar Sesuai Jurusan

Hal terpenting dalam mengemban pendidikan di perguruan tinggi adalah memperoleh ilmu dan pengalaman. Pengalaman berorganisasi, pengalaman dalam berinteraksi, pengalaman dalam hidup jauh dengan orang tua (bagi yang dari luar kota), pengalaman mendapatkan kepercayaan, kemudian pengalaman-pengalaman tersebut tergabung menjadi satu menjadi ikatan kompleks yang membangun karakter seorang sarjana. Ada nilai lebih dalam kuliah yang tidak didapat oleh lulusan sekolah menengah saja.
Pemikiran Final
Dari tiga pokok bahasan diatas tersirat bahwa sebenarnya yang terpenting dalam memilih jurusan adalah “GAIRAH”, “KEMAMPUAN”, dan tujuan dalam kuliah itu sendiri yaitu “LULUS sebagai SARJANA” dan memperoleh “PENGALAMAN”.

Jadi setelah menulis semua daftar gairah Anda, hubungkanlah hal tersebut dengan daftar kemampuan Anda. Jangan gengsi, mengambil jurusan kedokteran padahal Anda pingsan saat melihat darah. Mengambil jurusan akuntansi disaat Anda suka sekali dengan anime, mengambil jurusan Kedokteran Hewan saat Anda jijik sekali dengan tahi sapi. Jangan tergiur dengan prospek lulusan kerja, karena saat ini banyak sarjana yang bekerja jauh menyimpang dari bidang kuliahnya. Pilihlah hal yang menurut Anda paling cocok dengan kepribadian Anda, melemparkan dadu bukan cara terbaik untuk hal ini. Kasihan orang tua Anda yang membiayai semuanya, kasihan diri Anda yang bisa jadi tua di kampus.

Anda kuliah bukan untuk mencari pekerjaan, Anda kuliah bukan untuk mencari uang. Namun mencari ilmu, pengalaman, dan terakhir yang tidak bisa dipungkiri adalah mencari gelar sarjana. Jadi untuk mewujudkan hal tersebut, kuliahlah sesuai dengan minat dan gairah Anda. Maka senantiasa di bangku kuliah nanti Anda bisa belajar dengan lancar tanpa beban dan bisa lulus sesuai rencana. Jangan seperti saya yang baru menyadari hal ini sewaktu akhir kuliah.

Kuliah memerlukan kerja keras dan konsistensi agar bisa lulus dan mengerjakan skripsi dengan lancar.



keep spirit friends !



sumber : http://bloggerunair.com/jangan-salah-memilih-jurusan-kuliah/

Jumat, 12 November 2010

you will never know what happens tomorrow

maaf sebelumnya kalau postingan ini tidak bermutu dan GJ sangat, alias tidak nyambung.. hanya menumpahkan isi pikiran dalam ketikan tidak bermakna....



orang berpikir, hidup ini tak mudah... ya memang. tapi apa kita lantas harus menyerah?? tidak.. itu hanya pemikiran sempit orang tak berilmu... banyak yg berimajinasi, bagaimana kalau aku gagal nantinya?? bagaimana kalau aku tidak lagi..?? dan banyak lagi pemikiran2 tidak perlu untuk kita bayangkan... alam bawah sadar mereka selalu dihimpit perasaan takut atas apa yg terjadi di kemudian hari. bukankah kegagalan adalah sukses yg tertunda?? bukankah masih ada waktu untuk berintropeksi diri saat ini, untuk menjadikan kita pribadi yg lebih siap menjalani hidup??


semua hanya sebuah halusinasi yg berlebihan di otak mereka.
siapa yg tau hari esok?? tidak ada kan??? lantas kenapa pikiran kita selalu dihantui kalau nantinya kita gagal, tidak bisa menjadi apa yg kita inginkan,dll. kenapa kita tidak mensugesti diri kita dengan hal2 yg positif.. ??? hal2 yg membuat kita bersemangat untuk bisa menaklukkan dunia suatu hari nanti... pikiran bahwa nantinya kita akan berhasil, kita akan sukses, akan membuat bangga orang tua kita dengan prestasi, dan akan....



tidak munafik memang kalau kita selalu merasa dibayang-bayangi akan kegagalan... ketakutan berlebihan yg membuat kita 'kalah sebelum bertanding'.. kita harus sadar, kenapa harus takut akan apa yg terjadi nanti??

buatlah hidup seperti air, yg mengalir mengikuti arah sang penjejak kehidupan...


optimis memang hal yg baik untuk memotivasi diri kita.. tapi kalau nantinya berlebihan, bisa menjadi bumerang... tetapi asalkan diiringi dengan doa dan usaha, tidak ada yg tidak mungkin di dunia ini...

seperti kata mario teguh, lebih baik mengalami kegagalan daripada membayangkan kegagalan.



so, keep dreaming guys !

Sabtu, 30 Oktober 2010

D E W A S A

Menjalani hidup ternyata tak semudah yang kupikirkan pada saat aku kecil dulu,..

Ceria yang selalu dari sesosok aku 10 tahun lalu pudar sudah dan menghilang entah kemana,.. berubah menjadi galau, pesimis, egois dan kusut...


Dulu tangisku adalah juga bahagiaku ... 24 jam kulalui tanpa duka, dan terasa lama, kini waktu seperti hembusan angin berlalu, yang kurasa hanya lelah.


Tidurku tak lagi nyenyak, mimpi-mimpi penuh dengan aneka kontaminasi..
saat aku mulai mencoba merengek pada ibuku yang semakin tua, Beliau hanya tersenyum seraya berkata " Itulah Dewasa "




aaah!!! aku rindu pada saat dimana ku tak peduli pada berapa banyak uang di sakuku..

aku rindu pada saat dimana aku tak takut untuk berbagi cinta dengan tulus, akupun rindu pada saat dimana aku hanya dapat berhitung sampai sepuluh...



kini cita-citaku tak lagi banyak dan tinggi..., tidurku hanya untuk melepas lelah, senyumku hanya untuk melepas penat, hari-hari menjadi semakin padat oleh aneka pikiran yang kian sempit, .. aku yang sekarang menyesal dengan keadaan, aku merasa menjadi seorang pencemburu, egois, pamrih....!!!



Dulu aku menangis saat ibu memarahiku, kini aku menangis oleh amarahku sendiri, dan aku berpikir,



"Menjadi Dewasa Itu Menyakitkan"